Bolmong

238 Kepala Keluarga Tungoi II Menerima Bantuan Beras Dari Kemensos RI

69
×

238 Kepala Keluarga Tungoi II Menerima Bantuan Beras Dari Kemensos RI

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Bantuan Beras Oleh Perum Bulog Kepala Kelompok Penerima Manfaat di Desa Tungoi II

JEJAKFAKTA.ID – Sebanyak 238 Kepala keluarga warga masyarakat desa Tungoi II Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulut) menerima bantuan pangan dari Kementerian Sosial RI.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog dengan total volume mencapai 476.0 ton beras dan minyak kelapa.

Penyaluran beras ini bertujuan untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat, membantu keluarga prasejahtera, menekan angka inflasi, dan mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok.

Selain itu, Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga masyarakat pasca berakhirnya Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sangadi Tungoi II Mita Manolang Spd Kepada media ini mengatakan bahwa ada 238 kepala keluarga yang menerima bantuan beras dari Kemensos RI melalui Badan Pangan Nasional Bulog.

Penerima bantuan adalah warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI.

“Setiap keluarga menerima bantuan beras masing masing 20 kg per kepala keluarga dan 4 liter minyak kelapa.

Untuk Penyaluran dilakukan di balai desa dengan di awasi langsung perangkat desa dengan pendampingan dari Pendamping Sosial Masyarakat (PSM).

Pemerintah desa Tungoi II  berkomitmen akan terus melakukan verifikasi data penerima agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selaku Sangadi, Saya sangat berterima kasih kepada Kemensos RI dan semua pihak yang terlibat, termasuk Bulog, PSM, serta unsur pengawasan lainnya.

Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, apalagi di tengah naiknya harga kebutuhan pokok. Harapannya, program ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga,” ujar Mita, Jumat 3/4/2026.

Lebih lanjut Mita juga menegaskan komitmen pemerintah desa Tungoi II dalam menjaga ketepatan sasaran bantuan tersebut.

“Kami memastikan bahwa distribusi berjalan sesuai data yang ada. Warga yang berhak benar-benar mendapatkan haknya dengan sistem yang rapi dan tertib,” tutupnya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *