DaerahSulut

Museum Sejarah di Sulut Mulai di Renovasi, YSK : Diharapkan Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

118
×

Museum Sejarah di Sulut Mulai di Renovasi, YSK : Diharapkan Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sebarkan artikel ini
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE

JEJAKFAKTA.ID, Manado –  Sebagai  langkah nyata melestarikan  warisan budaya serta upaya memperkuat sektor pariwisata berbasis kearifan lokal. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen (Purn) Yulius Selvanus SE, resmi memulai pekerjaan renovasi Museum Provinsi Sulawesi Utara.

Museum ini adalah simbol perjalanan Sejarah daerah ini, Sehingga Pemprov Sulut menganggarkan renovasi secara menyeluruh. Bukan hanya perbaiki fisik, tetapi bertujuan menjadikan museum sebagai pusat informasi, edukasi, dan pelestarian nilai nilai budaya masyarakat.

Dalam setiap kesempatan, Gubernur YSK menegaskan agar warisan budaya di Sulut harus dilestarikan. Museum adalah lembaga permanen yang berfungsi untuk meneliti, mengumpulkan, melestarikan, dan memamerkan warisan budaya dan alam yang bernilai sejarah, ilmu pengetahuan, seni, dan lainnya untuk tujuan pendidikan, studi, dan rekreasi masyarakat umum.

Tak hanya berfungsi menyimpan benda benda bersejarah, tetapi bentuk pengabdian nilai nilai sejarah dan kebudayaan sehingga pelestariannya harus diperhatikan semua pihak, Ucap YSK.

Gubernur Yulius Selvanus juga memberikan pesan mendalam pesan bahwa museum adalah ruang hidup bagi memori kolektif masyarakat Sulawesi Utara.

“Jati diri kita ada disini, sejarah daerah harus kita diwariskan Kepada regenerasi dan pemerintah hadir untuk menjaga, menghidupkan, dan menumbuhkan kembali kebanggaan budaya Sulawesi Utara.

” Jika kita renovasi museum ini maka wisatawan mancanegara maupun domestik akan merasa nyaman, “saya yakin ini akan menjadi magnet untuk menambah daya tarik para wisatawan.

Di renovasinya Museum bersejarah ini adalah bentuk kepedulian Gubernur YSK untuk memastikan tidak ada lagi aset bernilai yang terbengkalai di daerah ini.

Staf Khusus Gubernur Bidang Kebudayaan Maximiliaan Lomban, mengatakan bahwa renovasi museum sebagai langkah untuk memberikan suport kepada generasi muda untuk memajukan kebudayaan di Sulut.

“Anak muda didaerah ini harus diberikan ruang untuk belajar sejarah dan nilai-nilai luhurnya. Salah satu solusinya adalah museum ini harus dilestarikan dan dikembangkan, ” Ucap Lomban.

Senada yang disampaikan Stafsus Gubernur Bidang Pariwisata Dr. Drevy Malalantang yang menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah untuk renovasi museum.

Kebijakan inj adalah visi dan misi Gubernur dan pengembangan dibidang Pariwisata dan Kebudayaan.

Ini langkah strategis untuk memperkaya geo wisata Sulawesi Utara sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi berbudaya.

“Renovasi museum merupakan bentuk integrasi antara pelestarian budaya dengan pengembangan destinasi wisata.

Harapan kita bersama, dengan direnovasinya museum didaerah kita akan menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik, Tutupnya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *