MANADO, Jejakfakta.id– Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyalurkan bantuan sebesar Rp1,5 miliar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian Sulut terhadap daerah-daerah yang mengalami kerusakan dan korban bencana.
Dalam rapat Kesiapsiagaan Bencana Informasi penyaluran bantuan yant di pimpin langsung Gubernur Yulius Selvanus menekankan Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana dan Pengamanan Aktivitas Masyarakat Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. yag di gelar di Wisma Negara Bumi Beringin.
Gubernur Tekankan Pentingnya Kewaspadaan Daerah
Yulius Selvanus menyebut bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar menjadi pengingat bahwa iklim sedang tidak stabil, ditandai dengan curah hujan tinggi, perubahan pola cuaca, dan meningkatnya potensi banjir, longsor, serta gelombang tinggi.
Ia meminta seluruh jajaran di Sulut meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko
“Ajak Seluruh Pihak Mendoakan dan Mendukung Daerah Terdampak,” pinta YSK
Gubernur mengajak peserta rakor untuk mendoakan pemulihan masyarakat di tiga provinsi tersebut.
Ia menegaskan bahwa Sulut hadir untuk memberikan dukungan nyata melalui bantuan dana yang telah dikirimkan.
“Semangat Mapalus Jadi Prinsip Kemanusiaan,”ujarnya
Yulius Selvanus menekankan bahwa nilai Mapalus—gotong royong khas Sulawesi Utara—tidak hanya dipraktekkan di dalam daerah, melainkan juga harus diwujudkan sebagai solidaritas nasional.
Sebagaj wujud rasa kebersamaan dan solidaritas sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, maka Pemprov Sulut memberikan bantuan sebesaf Rp1,5 miliar yang terdiri dari 500 juta untuk Aceh dan 1 M untuk Sumatera.
Kondisi Aceh Jadi Sorotan
Gubernur menyoroti laporan mengenai tiga kabupaten di Aceh yang terisolasi akibat bencana, sehingga akses transportasi darat terhambat
Hal ini, menurutnya, semakin menegaskan urgensi dukungan dari daerah lain.
Guberbur YSK berharap bantuan percepat pemulihan dan mengintruksikan Pemprov Sulut dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan menjadi simbol empati masyarakat Sulawesi Utara terhadap saudara sebangsa yang sedang menghadapi cobaan berat.(asko)














