Pemprov Sulut

HUT RI ke-81, Gubernur YSK Ajak Masyarakat isi Kemerdekaan Dengan Pembangunan

13
×

HUT RI ke-81, Gubernur YSK Ajak Masyarakat isi Kemerdekaan Dengan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

JEJAKFAKTA.ID, MANADO – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Yulius Selvanus bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI ) ke 81 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Manado, Senin 17/08)2026.

Peringatan HUT RI ke 81 tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut, pejabat eselon di lingkungan Pemprov Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat, para veteran, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa.

Upacara peringatan HUT RI tersebut diawali dengan detik detik Proklamasi dan pembacaan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 oleh ketua DPRD Sulut Andi Silangen.

Tak berapa lama, Iring iringan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memasuki lapangan upacara. Para tamu undangan terpukau dan penuh haru manakala para putra putri terbaik di Sulawesi Utara berhasil mengibarkan Bendera merah putih dengan penuh semangat.

Gubernur Yulius Selvanus dalam sambutannya mengatakan, Momen HUT RI ke 81 bukan hanya seremonial saja tetapi sebagai refleksi bagi rakyat Indonesia mengenang perjuangan pahlawan yang telah gigih berjuang merebut kemerdekaan RI.

Kemerdekaan kita bukan hadiah atau pemberian penjajah kepada kita, tetapi diperoleh dengan titik darah penghabisan.

Kita dijajah selama beratus-ratus tahun, tanah kita di rebut oleh bangsa asing, Kekayaan alam kita di ambil paksa dan rakyat kita dibuat menderita.

Penderitaan kita akhirnya berakhir setelah pada pejuang kemerdekaan berhasil mengusir penjajah dari negara kita,” Ucap Gubernur YSK dalam sambutannya.

Lebih lanjut kata YSK, Hari ini kita bukan berperang melawan penjajah lagi, Tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan pengabdian kepada negara yang kita cintai ini.

“Pendidikan, kesehatan, pertanian di Nyiur melambai harus kita prioritaskan serta sinergitas yang kita antara pemerintah dan masyarakat, antara lintas agama dan suku kita jaga bersama, ingatlah bahwa didaerah global seperti semuanya butuh kecerdasan dan ketekunan kita bagaimana mengisi kemerdekaan dengan cara cara yang bermakna dan berdaulat.

YSK menegaskan, kemerdekaan ini adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kita. Hari ini, tugas kita bukan lagi mengusir penjajah, melainkan bertarung melawan kemiskinan.

Mari kita galang persatuan dan kita rapatkan barisan, bekerja bersama-sama membangun ekonomi Sulawesi Utara agar makin maju, sejahtera, dan berdaya saing global,” tutup Gubernur Yulius*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *