ManadoSulut

Syukuran Ulang Tahun ke-56 Anik Yulius Selvanus Berlangsung Sederhana dan Penuh Kepedulian

339
×

Syukuran Ulang Tahun ke-56 Anik Yulius Selvanus Berlangsung Sederhana dan Penuh Kepedulian

Sebarkan artikel ini

MANADO, jejakfakta.id — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-56 Anik Yulius Selvanus, istri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, digelar hangat dan sarat makna di Remboken, Kamis (11/12/2025). Tanpa kemewahan dan gemerlap, perayaan kali ini menjadi bentuk nyata kerendahan hati serta komitmen pelayanan sosial yang selama ini melekat pada sosok Ibu Anik.

Merayakan hari istimewa bersama anak-anak Panti Asuhan dan warga Panti Lansia, Anik memilih konsep syukur sederhana namun penuh ketulusan. Acara diawali doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah yang dipenuhi tawa dan obrolan hangat. Suasana makin haru ketika Anik memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap percaya pada masa depan yang Tuhan sediakan bagi mereka.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Anik menyerahkan bantuan serta bingkisan bagi anak-anak dan para lansia. Tindakan simbolis ini menjadi wujud kasih dan pesan bahwa perhatian terhadap generasi muda dan kelompok rentan adalah bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

Anik menyampaikan rasa syukur atas anugerah usia yang baru, sekaligus berharap dapat terus menjadi berkat bagi masyarakat Sulawesi Utara, terlebih bagi mereka yang membutuhkan sentuhan kepedulian. Menurutnya, kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh besarnya perayaan, melainkan dari manfaat yang bisa dibagikan kepada sesama.

Gubernur Yulius Selvanus turut menyampaikan kebanggaan terhadap inisiatif sang istri yang memilih merayakan momen pribadi dengan cara yang sangat menyentuh. Ia menilai, kehadiran Anik di tengah anak-anak dan para lansia, terlebih menjelang perayaan Natal, semakin memperkuat nilai kemanusiaan yang harus dijaga. Momen paling mengharukan terlihat ketika anak-anak panti menyanyikan lagu khusus untuk Anik, membuat suasana semakin penuh haru dan keakraban.

Acara ditutup dengan pembagian makanan, bingkisan, serta sesi foto bersama yang meninggalkan kenangan hangat bagi semua yang hadir. Perayaan sederhana ini menjadi pengingat bahwa sukacita terbesar lahir dari kehadiran, perhatian, dan cinta kasih yang dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.(Asko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *