BolmongDaerahSulut

Peduli Petani, Komunitas Kakao Jaya Totabuan Gelar Sosialisasi dan Edukasi

810
×

Peduli Petani, Komunitas Kakao Jaya Totabuan Gelar Sosialisasi dan Edukasi

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

JEJAKFAKTA.ID –  Keluarga besar Komunitas KAJATA (Kakao Jaya Totabuan) menggelar kegiatan sosialisasi proses pembibitan tanaman kakao dan edukasi menanam kakao untuk memaksimalkan hasil panen melimpah, Minggu 28/07/2024.

Kegiatan tersebut di ikuti para petani yang tergabung dalam Komunitas KAJATA di wilayah BMR dengan menghadirkan Narasumber dari PT MARS,  perusahaan yang bergerak di bidang Budi daya kakao.

Dalam Sambutannya, Ketua  Komunitas KAJATA Sutrisno Ungko mengatakan, Bahwa kegiatan tersebut di laksanakan murni tercetus dan ide dari pengurus KAJATA sebagai bentuk silaturahmi sesama petani, saling memberi inspirasi dan Edukasi.

Sutrisno menjelaskan bahwa, Komunitas Kakao Jaya Totabuan (KAJATA) ini terbentuk sejak tahun 2023 lalu dan pertemuan kali ini merupakan yang ke lima kalinya.

Seiring berjalannya waktu, jika di hitung anggota komunitas Kakao ini saat ini sudah beranggotakan lebih dari 70 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah, memberikan edukasi kepada petani kakao agar dapat diberdayakan dengan harapan ke depannya mampu memproduksi hasil panen yang maksimal di lahannya masing masing.

Sutrisno berharap agar para peserta sosialisasi benar benar mengikuti kegiatan tersebut dengan serius, agar apa yang kita impikan untuk mendapatkan ilmu terkait bagaimana mengelola kebun kakao kita akan tercapai.

Lebih lanjut Sangadi Desa Tungoi Satu tersebut mengatakan, Dengan kegiatan tersebut, KAJATA ingin menunjukkan keseriusan dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan kakao sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari hari.

Hari ini, harga kakao semakin melambung tinggi, tetapi jika kita tidak memahami cara penanaman dan pengelolaan dengan benar, mustahil kita dapat memetik hasil yang maksimal.

” Mari kita jadikan Forum ini menjadi arena untuk diskusi tentang pengembangan produksi dan produktivitas kakao sebagai bagian dari industri ekonomi kita, ” Pungkasnya.

Sisilia Niwayan Wirasti yang hadir sebagai pemateri dalam pemaparannya mengatakan, Tanaman kakao ternyata dari hari ke hari tidak berhenti di teliti.

Saat ini saja, kwalitas dan ekspor Kakao di Indonesia tiap tahun mengalami penurunan. Apa sebab ? Yang pertama Karena struktur tanah yang semakin berubah, kedua kelangkaan pupuk dan ketika Klon monoton artinya kita hanya cenderung tergantung pada 1 atau 2 klon karena hanya itu yang kita tahu

Nah, pada kesempatan kali ini kami dari PT MARS, perusahaan resmi yang bergerak di bidang kakao akan menawarkan beberapa klon misalnya BB O1, KW O9, S1, S2, Mcc 02,dan Mcc O1, minimal ada 5 klon yang ada di hamparan kebun kita untuk memaksimalkan produksi panen.

Saat ini harga kakao berada di kisaran 120 rb, bahkan saat panen raya lalu harga kakao berada pada posisi tertinggi yakni 160 rb. Menurut informasi yang kami dapat harga kakao dalam 7 tahun terakhir tidak akan mengalami penurunan yang signifikan, ” Ucap Sisilia.

Sisilia menambahkan,  memang tak muda merubah mindset petani kakao yang dulunya hanya di hargai 18 ribu per/kg. Tapi hari ini petani kakao bisa bernafas lega karena hampir semua pengusaha baik bidang kosmetik dan kesehatan menggunakan Produk kakao.

Kondisi ini tentunya menguntungkan kita sebagai petani kakao, sehingga peluang ini jangan kita sia siakan.

Di kesempatan baik ini saya perlu mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah dan Komunitas KAJATA BMR yang telah mempercayakan kami dari PT MARS untuk memberikan materi dan edukasi.

Mudah mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi para petani kakao dan dapat memberikan support serta  motivasi kepada petani lain agar menekuni tanaman kakao, ” Imbuhnya.

Kegiatan tersebut di lanjutkan dengan diskusi dan tanya Jawab dan setelah itu di laksanakan edukasi bagaimana proses pembuatan bibit kakao yang benar*(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *