KOTAMOBAGU : Dugaan malpraktek operasi Caesar yang diduga terjadi di RSIA Kasih Fatimah kelurahan Kotobangon Kotamobagu terus mendapat sorotan warga masyarakat Kotamobagu.
Kali ini kecaman datang dari aktivis senior Sehan Ambaru SH. Menurutnya publik harus mendapatkan jaminan keselamatan ketika menjalani perawatan dan persalinan di RSIA terkenal di BMR bahkan di Sulawesi Utara tersebut.
Manajemen tidak saja menyiapkan pelayanan yang profesional tetapi juga harus menjamin keselamatan pasien .
Dikatakannya, Atas berbagai macam laporan yang masyarakat laporkan pada kami maka kami Minta Kapolres Kotamobagu bentuk Tim Lidik kasus RS Kasih fatimah atas beberapa sebab Kematian pasien usai lakukan Operasi cesar di RS itu.
Ini penting dilakukan agar Publik memiliki rasa aman ketika lakukan Operasi cesar melahirkan di RS itu.
Kasus meninggalnya dua pasien pasca operasi Caesar harusnya menjadi bahan evaluasi secara menyeluruh manajemen RS. Karena yang disoroti ini bukan hanya pelayanan tetapi dugaan malpraktek.
Apalagi yang menjadi sorotan publik akhir akhir ini dari suami Pasien yang meninggal di RS itu menjadi titik masuk untuk investigasi lanjut. Termasuk Keterangan Dokter di RS kandow bahwa metode Operasi cesar di RS itu malah meninggalkan sakit yg di alami pasien semisal ada operasi kista bersamaan dengan operasi Cesar.
Pertanyaannya, Apakah sudah sesuai SOP atau bukan ?, Yang lebih miris lagi saya baca berita kasus di Bolsel salah satu ibu rumah tangga yang di operasi Cesar berakibat ada potongan Plasenta tertinggal di perut pasien dan itu diperkuat dengan keterangan dokter ahli kandungan di RS Kandouw.
Lebih lanjut Sehan menambahkan, semua dugaan perlu diperjelas apakah ada perbuatan Pidana melawan hukum di situ atau tidak agar terang benderang ke publik.
Banyak yg harus dipertaruhkan termasuk nyawa pasien di pelayanan kesehatan publik, Maka perlu di ungkap supaya jelas dan terang benderang
Ingat, ini soal nyawa manusia tidak boleh dijadikan praktek oleh tenaga ahli medis yang tak berpengalaman, ” Pungkasnya.
Diketahui, RSIA Kasih Fatimah akhir akhir ini menjadi sorotan publik atas dugaan malpraktek yang mengakibatkan meninggalnya dua nyawa pasca menjalani operasi Caesar*














