AdvetorialSulut

Antisipasi Lonjakan Harga, Gubernur YSK Tinjau Gerakan Pasar Murah di Kabupaten Kota

139
×

Antisipasi Lonjakan Harga, Gubernur YSK Tinjau Gerakan Pasar Murah di Kabupaten Kota

Sebarkan artikel ini
Gubernur YSK Saat Turun Langsung Ke Lokasi Pasar Meninjau Gerakan Pasar Murah

JEJAKFAKTA.ID, MANADO – Kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri berpotensi membludaknya pasokan bahan dan komoditas yang disiapkan oleh para pedagang. Kondisi ini tentunya perlu di antisipasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Brigjen TNI (Purn) Yulius selvanus SE dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkay.

Sebagai langkah nyata, Gubernur YSK bersama jajaran OPD Pemprov Sulut turun langsung ke sejumlah titik lokasi pasar di Kabupaten Kota di Sulut untuk mengantisipasi lonjakan harga lewat Gerakan Pasar Murah (GPM).

Inspeksi mendadak Gubernur YSK tersebut diawali di Kota Manado, Kotamobagu, Pasar Tutuyan Boltim dan terakhir pasar Kota serba dimensi Bitung.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Gubernur YSK langsung berdialog dengan warga masyarakat dan para penjual di pasar terkait harga sejumlah komoditas seperti bawang, Cabai, hingga daging ayam.

Gubernur YSK dalam keterangannya mengatakan bahwa Program Gerakan Pasar Murah (GPM) adalah bentuk kepedulian Pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan harga bahan pokok yang stabil saat bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri, ” Ujar Gubernur YSK saat memantau gerakan pasar murah di Tutuyan Boltim.

Gubernur YSK menambahkan, Selaku Gubernur dirinya menghimbau kepada para pedagang untuk tidak memainkan harga pasar selain harga pasar reguler, Pemprov Sulut akan hadir dan melakukan pengawasan langsung untuk mengintervensi harga pasar yang fluktuatif dan menjaga daya beli masyarakat melalui koordinasi ketat dilapangan lewat operasi rutin, “Pungkasnya.

Pantauan media ini, saat sidak Pemprov tidak menemukan adanya permainan lonjakan harga dari pada pedagang, meski demikian, Gubernur YSK tetap memberikan edukasi dan memastikan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan telur tetap dibawah harga pasar regular.

Langkah bijak Gubernur YSK ini di nilai tepat dan patut di apresiasi. Ekonomi yang kondusif dari masing-masing daerah tergantung angka inflasi daerah rendah, untuk mewujudkannya pengendalian inflasi daerah diperlukan sinergitas antara pemerintah dan stakeholder daerah ini*(Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *