BITUNG, JEJAK FAKTA.ID – Penangkapan 10 unit Kendaraan BBM ilegal di Polda baru baru ini, menunjukan ketegasan Kapolda Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., dalam melakukan penegakan hukum di wilayah Sulawesi Utara
Meski begitu, Warga masyarakat berharap agar Penegakan supremasi hukum tidak tebang pilih dan hanya menyasar pada aktivitas ilegal kelas teri sementara Bigbos besar dibiarkan beraktivitas ilegal.
Paska selesai Pilkada praktek penyalahgunaan BBM Bersubsidi kembali beroperasi di Kota Bitung, terbukti pada Sabtu, (30/11/2024) ditemukan 1 unit tangki berkapasitas muatan 8000KL tanpa label diduga melakukan bongkar muat BBM Bio Solar Ilegal di Pelabuhan Perikanan Bitung ke Kapal para nelayan.
Penelusuran awak media, mencuat nama big bos Frenly yang sekarang diduga menghandle perusahaan berlebel PT.Ordo Pratama Optimal.
Sebelumnya Frenly sudah dikenali banyak kalangan sebagai Mafia BBM dan sering kerap berpindah-pindah lokasi penimbunan bahkan berganti lebel perusahaan.
Lihainya kartel Frenly mengelabui Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan melecehkan peran Aparat Penegak Hukum yang hanya mampu menangkap pelaku penyalahgunaan BBM Bersubsidi yang kelas teri saja.
Frenly saat di konfirmasi lewat pesan singkat whatsaap di nomor +62 822-9632-**** terkait aktivitas yang dilakukan di Pelabuhan Perikani Bitung, tidak memberikan jawaban sampai berita ini di terbitkan.
Melalui salah satu sumber yang akurat media ini, yang juga melihat pekerjaan dilokasi saat di mintai keterangan membeberkan bahwa pekerjaan bongkar muat BBM Ilegal tersebut dihandle Kartel Bigbos Frenly
“Pekerjaan Bongkar Muat BBM ke kapal itu diurus oleh frenly yang sekarang berlindung di PT.Ordo Pratama Optimal ke kapal nelayan,” Beber sumber sembari meminta namanya di rahasiakan.
Bahkan sumber meminta agar kapolda tegas dalam penindakan, jangan hanya menangkap para pengusaha BBM Ilegal yang kecil-kecil saja.
“Kapolda harusnya melakukan penindakan secara nyata ke semua Perusahaan yang berkedok Agen BBM industri untuk mengelabui petugas APH namun BBM yang di perjual belikan adalah BBM Bersubsidi hasil timbunan,” Tambah sumber.
Awak media lebih mendalami temuan ini, diketahui Pemilik PT.Ordo Pratama Optimal bernama Ronaldo Samuel Budiman yang kini berafiliasi dengan Frenly. Bahkan diketahui juga diduga Perusahaan tersebut tidak memiliki ijin yang jelas dari ijin operasional maupun ijin transportir.
Hingga berita ini tayang , Konfrmasi ke Aparat Penegak Hukum terus di upayakan*
(Usman Musa)














