ManadoSulut

Diikuti 65 Tim se-Sulut, Ajang Turnamen Chees Open 2025 Resmi Dibuka Gubernur YSK

329
×

Diikuti 65 Tim se-Sulut, Ajang Turnamen Chees Open 2025 Resmi Dibuka Gubernur YSK

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling saat memberikan sambutan.

JEJAKFAKTA.ID,MANADO-Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) membuka secara resmi kegiatan Turnamen Sulut Chees Open tahun 2025, bertempat di Graha Gubernuran, Selasa 9 Desember 2025.

Kegiatan yang akang berlangsung selama 2 hari itu, akan memperebutkan hadiah uang tunai dengan total Rp123 juta, menjadikannya salah satu turnamen catur daerah dengan hadiah tertinggi.

Adapun turnamen ini menjadi ajang catur beregu terbesar di kawasan Indonesia Timur, yang diikuti oleh 65 tim dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Event ini digelar berkat kebijakan cepat Gubernur YSK dalam memaksimalkan sisa anggaran catur Dispora Sulut tahun 2025 agar tidak tersisa dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa penggunaan anggaran publik harus efektif, tepat sasaran, dan tidak terbuang sia-sia menjelang akhir tahun anggaran.

“Sebagai Wakil Ketua PB Percasi Pusat, saya menilai turnamen ini sebagai langkah awal membangun ekosistem catur Sulawesi Utara yang berkelanjutan,” ucap Gubernur.

Gubernur kembali menekankan bahwa pentingnya realisasi Sekolah Catur Junior sebagai program pembinaan atlet usia dini di Sulut. “Targetnya Sekolah Catur Junior sudah mulai berjalan pada Januari 2026, dengan proses pendaftaran atlet dilakukan sejak awal tahun,” ungkap YSK.

Gubernur YSK menilai, keberhasilan pengurus Percasi Sulut dibuktikan dengan mengirim tiga atlet catur junior Sulut guna mengikuti pelatihan jangka panjang selama dua tahun di Sekolah Catur SCBF Serang.

“Salah satu atlet binaan tersebut berhasil meraih medali emas pada kejuaraan di Mamuju, sebagai bukti efektivitas pembinaan berjenjang,” ucap YSK bangga.

Gubernur juga mengajak seluruh unsur Percasi, atlet senior, dan pemerhati catur untuk aktif terlibat dalam regenerasi atlet. “Bahwa prestasi olahraga harus dibangun melalui sistem pembinaan kolektif, bukan bergantung pada individu tertentu,” tegasnya.

Diakhir sambutan, Gubernur mengumumkan Mawar Cup yang batal digelar tahun ini akan dijadwalkan ulang pada Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Merah Putih.

“Pemerintah Provinsi Sulut juga merencanakan penyelenggaraan kejuaraan catur dan panahan tingkat nasional hingga internasional. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet daerah, mendorong sport tourism, serta memperkuat citra Sulawesi Utara sebagai tuan rumah event olahraga prestisius.” Pungkas Gubernur.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *