JEJAK FAKTA.ID – Jembatan Garuda Merah Putih Sungai Mongondow Desa Mengkang Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulut) resmi dibuka hari ini, Jumat 18/09/2026.
Acara peresmian dihadiri Waka Komlekdam (Wakil Kepala Perhubungan dan Telekomunikasi Komando Daerah Militer) XIII/Merdeka Letkol Cke Marlinus Pasudi, S.T. bersama jajaran dan jajaran perangkat desa Mengkang.
Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari program nasional peluncuran ribuan jembatan perintis (Jembatan Garuda) hasil kolaborasi TNI Angkatan Darat dan Polri untuk memperlancar transportasi, aktivitas ekonomi, dan akses anak-anak sekolah.
Peresmian Jembatan Garuda merah putih ini di respon positif oleh Heri Kesek salah satu warga masyarakat desa Mengkang.
Menurut Heri, sejak jembatan ambruk diterjang banjir bandang beberapa tahun lalu. Akses perekonomian warga kena dampak. Warga kesulitan jika membawa hasil panen, anak sekolah harus melewati jembatan gantung.
“Kami bersyukur, hari ini jembatan Garuda Merah Putih sudah bisa di lalui kendaraan, sebagai warga yang terkena dampak kami tentu merasa bangga dengan adanya program Presiden Prabowo Subianto dengan membangun jembatan Garuda Merah Putih, ” Ucap Papa Andra, Sapaan akrabnya.
Sangadi Desa Mengkang Lam Makalalag kepada awak media mengatakan, bahwa dengan diresmikannya Jembatan Garuda Merah Putih maka secara otomatis sudah mulai dibuka untuk akses kendaraan roda dua dan roda empat.
“Alhamdulillah, jembatan Garuda Merah Putih sudah diresmikan, dan sebagai pemerintah desa atas nama seluruh warga masyarakat desa Mengkang saya mengucapkan limpah syukur terima kasih kepada TNI-POLRI yang telah membangun jembatan yang merupakan akses penting untuk perekenomian warga masyarakat Mengkang.
“Saya menghimbau kepada warga masyarakat mari kita sama sama menjaga dan merawat agar Jembatan Garuda merah putih yang dibangun melalui kolaborasi TNI-POLRI dapat bertahan hingga anak cucu kita nanti.
“Bagi pengendara roda dua dan roda empat saya juga menghimbau agar mari kita rawat bersama jembatan ini,” Ujar Sangadi Lam Makalalag.
Lebih lanjut Sangadi menegaskan bahwa untuk menjaga agar Jembatan Garuda merah putih tetap kokoh dan bertahan lama, kendaraan berat atau over kapasitas tidak dibolehkan melintas di jembatan tersebut.
“Jembatan Garuda Merah Putih ini hanya untuk akses kendaraan roda dua dan roda empat. Dan untuk kendaraan berat atau over kapasitas tidak di bolehkan,” pungkasnya**(AK)














