KotamobaguSulut

Jumlah Pasien RSIA Kasih Fatimah Merosot, Sitti Masita : Penyebabnya Pasien Was was

900
×

Jumlah Pasien RSIA Kasih Fatimah Merosot, Sitti Masita : Penyebabnya Pasien Was was

Sebarkan artikel ini
Foto Sitty Masita Korompot SH.MH (Ketua Yayasan RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu)

KOTAMOBAGU – Dugaan kasus malpraktek yang diduga menyeret nama RSIA Kasih Fatimah terus mendapat reaksi beragam di tengah masyarakat. Ada yang mensupport kinerja RSIA tetapi tak sedikit juga yang berkomentar miring terkait pelayanan RSIA ternama di BMR tersebut.

Bagi manajemen RSIA Kasih Fatimah, Kondisi ini membuat pelayanan tak stabil dan menyebabkan jumlah pasien berkurang.

Seperti yang disampaikan ketua yayasan RSIA kasih Fatimah Dr Sitty Masita Korompot kepada media ini, Minggu 28/02/2025.

Menurut Masita, Sejak adanya isue miring melalui media sosial (Medsos) terkait dugaan malpraktek yang menyeret nama RSIA Kasih Fatimah, Jumlah pasien terus merosot.

“Kalau sebelumnya jumlah pasien membludak, Tetapi sejak adanya isue lewat medsos jumlah pasien berkurang bahkan hanya 2 sampai 3 pasien, ini karena pasien merasa was Was dan dokter spesialis kandungan pun merasa parno sehingga mereka lebih memilih untuk sementara belum menerima pasien.

Selaku penanggung jawab yayasan kami akan jadikan ini semua pengalaman dan diharapkan kedepan tak akan muncul lagi pemberitaan yang sama, ” Tutupnya.

Disinggung media ini respon manajemen RSIA Kasih Fatimah atas laporan keluarga pasien, Dengan bijaksana Masita menjawab siap menghadapi proses hukum.

Intinya, Kami akan kooperatif terkait laporan keluarga pasien karena memang itu hak mereka, Apalagi ini Negara hukum tidak ada namanya kebal hukum, jadi jika ada pasien yang ingin menuntut keadilan lewat proses hukum kami akan kooperatif dan siap memberikan klarifikasi, ” jelasnya.

Diketahui, Isue dugaan malpraktek di RSIA Kasih Fatimah berhembus karena meninggalnya dua pasien pasca menjalani operasi Caesar di RSIA Kasih Fatimah, meski pihak RSIA Kasih Fatimah membantah lewat berita klarifikasi jika penyebab kematian dua pasien tersebut bukan karena operasi Caesar.

Pihak keluarga pun melaporkan dugaan kasus malpraktek ke Polres Kotamobagu dan saat ini sedang di lakukan penyelidikan oleh Penyidik*/As

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *