Bolmong

Rahmat Mokoginta Gagas Pembentukan FAM-BMR, Wadah Aspirasi Masyarakat BMR

472
×

Rahmat Mokoginta Gagas Pembentukan FAM-BMR, Wadah Aspirasi Masyarakat BMR

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

JEJAKFAKTA.ID – Dinamika pembangunan dan kebutuhan ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat mendorong lahirnya sebuah inisiatif baru. Salah satu aktivis BMR, Rahmat Mokoginta, yang akrab disapa Abo’ Mokoginta, menggagas pembentukan Forum Aspirasi Masyarakat Bolaang Mongondow Raya (FAM-BMR) sebagai wadah penyaluran aspirasi rakyat secara bermartabat dan konstruktif.

Menurut Abo’ Mokoginta, FAM-BMR dirancang menjadi ruang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tokoh adat, pemuda, akademisi, aktivis, dan masyarakat umum untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta masukan terhadap kebijakan publik yang menyangkut kepentingan daerah.

“Aspirasi adalah hak rakyat. Namun menyampaikannya harus dengan cara yang santun, terukur, dan berorientasi solusi. FAM-BMR hadir untuk itu,” ujar Abo’ Mokoginta dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa forum ini bukanlah alat kepentingan kelompok tertentu, melainkan wadah bersama yang mengedepankan dialog dan argumentasi berbasis data. FAM-BMR diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Fokus pada Aspirasi dan Solusi

Dalam rencana pembentukannya, FAM-BMR memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

-Menjadi kanal resmi penyaluran aspirasi masyarakat BMR

-Mengawal isu-isu strategis daerah secara objektif dan berimbang

-Mendorong kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan rakyat

-Membangun budaya partisipasi masyarakat yang cerdas dan bertanggung jawab

Abo’ Mokoginta menambahkan, pendekatan yang akan diambil FAM-BMR adalah pendekatan dialogis dan kolaboratif. Forum ini akan membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah, legislatif, serta unsur terkait lainnya demi memastikan setiap aspirasi tersampaikan secara efektif.

Komitmen Perjuangan Bermartabat

Pembentukan FAM-BMR disebut sebagai langkah awal konsolidasi masyarakat yang peduli terhadap masa depan BMR. Dengan semangat kebersamaan, forum ini diharapkan menjadi mitra kritis yang tetap menjunjung etika dan nilai-nilai kedamaian dalam setiap gerakannya.

“Perjuangan tidak harus gaduh. Yang terpenting adalah substansi dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Rencana deklarasi FAM-BMR sendiri saat ini tengah dalam tahap konsolidasi internal dan penjaringan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, forum ini akan segera diumumkan secara resmi kepada publik dalam waktu dekat.

Dengan hadirnya FAM-BMR, diharapkan ruang demokrasi di Bolaang Mongondow Raya semakin sehat, aspiratif, dan mampu melahirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah*(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *