Bolmong

Soal PETI Perkebunan Oboi, Dua WNA Didapati Imigrasi Kotamobagu, Nasution: Kitas Mereka Berbeda

469
×

Soal PETI Perkebunan Oboi, Dua WNA Didapati Imigrasi Kotamobagu, Nasution: Kitas Mereka Berbeda

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, Harapan Nasution.

HUKRIM,JEJAKFAKTA.ID-Dugaan keterlibatan oknum Warga Negara Asing (WNA) asal China pada Pertambangan Emas Tanpa Izin atau PETI di perkebunan Oboi, masih menjadi tanda tanya.

Pasalnya dari informasi yang didapati, adanya aktifitas PETI di perkebunan Oboi tepatnya di desa Ponompiaan Kecamatan Dumoga Induk, Bolaang Mongondow tersebut diduga didanai oleh oknum WNA tersebut.

Atas adanya dugaan keterlibatan oknum WNA pada aktifitas PETI itu, tim Jejakfakta.id melakukan konfirmasi ke pihak Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, Harapan Nasution saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihak mereka telah turun ke lapangan guna mengecek adanya oknum WNA yang diduga terlibat pada PETI tersebut.

“Pelaksanaan pengawasan dan pengamatan tetap jalan, saat petugas turun kesana (Perkebunan Oboi) ditemukan 2 orang WNA,” kata Nasution kepada wartawan media ini, Minggu 9 Maret 2025.

Lebih lanjut kata dia, 2 WNA tersebut mengunakan dua Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Kitas berbeda.

“Yang satunya menggunakan Kitas Investor dan satunya lagi menggunakan izin tinggal kunjungan dalam rangka bisnis,” sebut Nasution.

Ditanya soal dugaan keterlibatan pada aktifitas PETI di perkebunan Oboi, Nasution mengaku belum mengetahui soal hal tersebut.

“Selama pengamatan, belum ditemui ada aktifitas pelaksanaan penambangan. Mereka yang ada sedang membuka jalur jalan dan mes,” tutur dia.

https://jejakfakta.id/kapolres-bolmong-diminta-tindak-tegas-oknum-pelaku-peti-di-oboi/

Meski demikian lanjut Nasution, pihak mereka akan terus melakukan pemantauan kepada 2 oknum WNA asal China itu.

“Dalam pengawasan, Kitas investor bisa melaksanakan kegiatan sesuai peruntukannya. Sedangkan visa kunjungan bisnis bisa untuk pembicaraan bisnis dan kunjungan rapat. Intinya kami terus mengawasi keberadaan WNA, yang di mana mereka sedang membuka jalan dengan petugas WNI. Pun perihal dugaan keterlibatan di PETI kami belum menemukan mereka bekerja di PETI, namun tetap dalam pantauan.” Pungkasnya.

Penulis: Gian Gumogar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *