AdvetorialJakaratManadoSulut

Sulut Rayakan Sejarah, Gubernur Terima Sertifikat UNESCO untuk Kolintang

140
×

Sulut Rayakan Sejarah, Gubernur Terima Sertifikat UNESCO untuk Kolintang

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, jejakfakta.id — Sejarah baru bagi kebudayaan Sulawesi Utara resmi tercatat setelah Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menerima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang. Penyerahan berlangsung di Museum Nasional, Jakarta, pada 2 Desember 2025, bersamaan dengan penyerahan sertifikat UNESCO untuk Reog Ponorogo dan Kebaya.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerjasama Kebudayaan, Endah Thahjani Dwirini Retno Astuti, SS., MPhil. Acara turut dihadiri perwakilan Arsip Nasional RI, Kementerian Luar Negeri, pejabat Kementerian Kebudayaan, PINKAN Indonesia, serta komunitas budaya dan para seniman.

Gubernur Yulius Selvanus hadir didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut, Dr. Franky Manumpil, serta Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jani Niclas Lukas.

Penetapan Kolintang sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Utara. Pengakuan internasional ini menegaskan bahwa Kolintang bukan sekadar alat musik, tetapi identitas budaya yang memiliki nilai sejarah, keunikan musikal, serta kearifan lokal yang telah diakui dunia.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengakuan dari UNESCO merupakan kehormatan besar sekaligus amanah bagi masyarakat Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi, kata dia, akan terus melindungi, mengembangkan, dan mewariskan Kolintang kepada generasi mendatang.

Ia juga menekankan bahwa musik Kolintang telah menjadi suara Sulut yang dikenal secara internasional. “Pengakuan ini memperkuat posisi budaya kita dalam diplomasi budaya. Ini menjadi modal penting untuk mendorong kreativitas, memperluas ruang tampil, dan menjaga kelestarian seni tradisional,” ungkapnya.

Setelah penetapan UNESCO, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap Kolintang semakin sering tampil di panggung nasional hingga global. Pemprov berkomitmen mendukung pembelajaran, pertunjukan, inovasi, dan konservasi Kolintang agar semakin mengakar dan berdaya saing sebagai ikon budaya Indonesia.(Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *