Bolmong

Yusra Alhabsyi : Desakan Mundur Gubernur YSK Terlalu Prematur

62
×

Yusra Alhabsyi : Desakan Mundur Gubernur YSK Terlalu Prematur

Sebarkan artikel ini

JEJAKFAKTA.ID – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara (Sulut), Yusra Alhabsyi SE,Msi angkat bicara terkait aksi para pendemo yang meminta Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Brigjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay agar mundur dari jabatan jika tuntutan tak dipenuhi.

Baru satu tahun lebih hari bekerja dan memimpin Sulut, sudah ada yang minta mundur. Ini jelas prematur dan tidak proporsional, menilai keberhasilan sebuah pemerintahan tidak bisa hanya berdasar pada satu tahun kerja.

Gubernur dan wakil gubernur kita memulai dari titik yang berat. Tentu butuh waktu untuk menyusun ulang prioritas dan menyelesaikan masalah secara bertahap,” tegasnya.

Yusra menjelaskan, Pasangan YSK-VICTOR adalah pasangan yang sah dan dipilih sesuai amanat konstitusi saat perhelatan Pilgub tahun 2024 lalu. Oleh Karena itu praktis keduanya baru satu tahun lebih menjabat.

Ia mengingatkan bahwa publik sah untuk mengkritik, tapi jangan terjebak pada narasi politis yang melemahkan stabilitas pemerintahan sejak awal.

Menurut Yusra, desakan agar mundur justru bisa menjadi bumerang yang merugikan rakyat Sulawesi Utara sendiri.

Mencapai suatu perubahan dan membangun ditengah kebijakan efisiensi anggaran bagi seorang kepala daerah bukan lah hal mudah. Tetapi, meski demikian YSK-Viktor mampu berbuat baik membangun tanpa pamrih.

Sebagai Partai pengusung Paslon YSK-Viktor tentunya kami perlu menanggapi bahwa tuntutan mundur dari para demonsran sangat prematur dan berlebihan. Berikan kesempatan keduanya untuk bekerja jangan sampai disusupi kepentingan lain, “Ujar Yusra Alhabsyi yang juga menjabat Bupati Bolmong tersebut.

Lebih lanjut Bupati yang berlatar belakang aktivis tersebut mengatakan bahwa menyampaikan aspirasi dimuka umum juga sah menurut undang undang tetapi jika harus meminta mundur dan minta Gubernur dicopot dari jabatan maka saya sampaikan tuntutan itu berlebihan dan sangat prematur.

Selain itu kata Yusra, Capaian yang di lakukan Gubernur YSK dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay ditengah keterbatasan anggaran untuk membenahi berbagai macam persoalan peninggalan era pemimpin lalu telah membuahkan hasil yang signifikan.

Dari berbagai aspek seperti Infrastruktur, Ketahanan pangan, Pendidikan dan Kesehatan adalah kerja nyata YSK-Viktor yang juga harus kita apresiasi. Keterbatasan anggaran bukan hanya terjadi di Sulut tetapi di seluruh daerah di Indonesia. Itulah yang mengakibatkan banyak anggaran dari pusat yang terpangkas dengan angka yang besar tetapi kita harus menghormati kebijakan pusat.

Pemangkasan anggaran dengan jumlah besar tersebut tentunya memerlukan ketekunan kecerdasan dan kemampuan seorang pemimpin daerah bagaimana agar pembangunan tetap berjalan meski belum semuanya terealisasi, ” Ujar Yusra.

Yusra pun mengajak kepada warga masyarakat Sulawesi Utara untuk memberikan kesempatan dan tetap mendukung pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay untuk memimpin dan membangun Sulut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *