JEJAKFAKTA.ID – Sebanyak 10 Kepala Keluarga di Desa Kopandakan II Kecamatan Lolayan (Bolmong) menerima Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026.
Sanimas adalah program Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyediakan prasarana air limbah domestik yang layak.
Program ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan pendekatan pemberdayaan, di mana warga dilibatkan langsung dalam perencanaan, pembangunan.
Tujuan program ini yakni untuk membantu menuntaskan masalah sanitasi dan menekan angka stunting melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Selain itu untuk membuka lapangan pekerjaan sementara bagi warga setempat dalam proses pembangunannya. Dan untuk mengurangi pencemaran air tanah akibat pembuangan limbah rumah tangga yang tidak terkelola.
Sangadi Kopandakan II Fitri Suly Antone mengatakan, Pemerintah Desa Kopandakan II memprioritaskan kesehatan warga. Tak hanya memperhatikan tempat tinggal dan lingkungan setempat. Tetapi akses sanitasi penting untuk di perhatikan.
“Tahun 2026 ini, Ada 10 kepala keluarga yang menerima Program Sanimas ini dan dibagi dua tahap. Untuk tahap 1 progres Pekerjaan sudah mencapai 100 persen. Sisanya 5 penerima sementara dalam pengajuan anggaran.
“Anggarannya bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) Pemda Bolmong. “Pekerjaan ini di kelola langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang diketuai Alfin Antone, Bahdar Bumulo sebagai Bendahara dan Suparman Bado sebagai Sekretaris,” Ujar Sangadi yang sukses menghantarkan desa Kopandakan II sebagai Juara 1 Lomba desa di tingkat daerah, Juara 1 tingkat Provinsi dan lolos 5 besar wilayah regional III Nasional ini.
Sangadi Fitri Suly Antone menambahkan, Program Sanitasi Masyarakat ini juga menjadi prioritas pemerintah desa Kopandakan II untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum memiliki akses sanitasi yang layak.
Dengan kehadiran Sanimas, masyarakat dapat menikmati manfaat nyata, risiko penyakit berkurang, pengeluaran untuk berobat menurun, produktivitas kerja meningkat, dan kehadiran anak-anak di sekolah menjadi lebih terjaga. Semua ini merupakan langkah konkret untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Sanimas bukan sekadar program pembangunan fasilitas, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan pemerintah desa untuk hidup sehat.
Lebih lanjut, Sangadi Suly Antone menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Doni Lumenta atas kepedulian terhadap kebutuhan warga masyarakat desa Kopandakan II.














