BolmongDaerahSulut

Warga Poigar Satu Geram, Ada Oknum Ganggu Pemerintahan Desa

177
×

Warga Poigar Satu Geram, Ada Oknum Ganggu Pemerintahan Desa

Sebarkan artikel ini
Foto : Warga Masyarakat Poigar 1

JEJAKFAKTA.ID – Warga masyarakat Desa Poigar 1 mengecam keras tindakan fitnah dan terindikasi provokatif yang diduga dilakukan oleh oknum Ormas yang sengaja mencari cari kesalahan Pemerintah desa Poigar 1 dibawah Kepemimpinan Sangadi (Kepala Desa-red) Rubianto Mokodongan.

Kekesalan warga tersebut muncul setelah oknum Ormas tersebut melaporkan Sangadi Rubianto Mokodongan ke Polres Bolmong atas tuduhan yang dinilai mengada ada dan terkesan fitnah dan mencemarkan nama baik sebagai seorang pemimpin didesa.

“Kami tak terima Sangadi yang menjadi panutan kami didesa di obok obok oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Coba datang dan temui kami supaya kami akan jelaskan permasalahan sebenarnya, Jangan membuat kegaduhan didesa kami yang selama ini aman dan hidup berdampingan satu sama lain.

Yang kami heran kenapa hanya desa kami yang di obok obok dan di cari cari kesalahan padahal wilayah Sulawesi Utara luas , Kan Ormas Se sulut harusnya yang di pantau itu seluruh wilayah Sulawesi Utara, Bukan hanya kelas Sangadi.

Sangadi Rubianto Mokodongan adalah pemimpin yang baik hati dan peduli akan warganya, Kami saksi Sangadi tidak pernah mencari keuntungan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Laporan pengadaan ternak sapi oleh Ormas itu adalah fitnah tak berdasar, Saya dan beberapa warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) benar telah menerima bantuan sapi tak seperti yang dituduhkan kalau sapinya Fiktif.

Kami minta APH selektif dalam menerima aduan dari oknum yang sengaja menghambat dan mengadu domba desa kami ” Ujar warga kompak.

Warga pun siap memberikan kesaksian kepada aparat penegak hukum (APH) jika di perlukan.

Terpisah, Sangadi Poigar 1 Rubianto Mokodongan ketika dikonfirmasi mengatakan akan memberikan klarifikasi dan keterangan secara detail kepada aparat penegak hukum.

“Insya Allah saya siap memberikan keterangan ke APH, Dokumentasi dan keterangan lain terkait program ketahanan pangan saya sudah siapkan.

Bahkan pihak ketiga pun saya persilahkan untuk media hubungi bagaimana proses pengajuan dan pengadaan ternak sapi.

Ditambahkannya, Sangadi selalu terbuka dalam kegiatan melaksanakan program dan siap di kritik demi kemajuan desa, jadi jika ada hal hal yg menjangkal maka tabayun datang dan sampaikan langsung kepada sangadi.

Karena ada aturan atau regulasi sebagai panduan pemerintah desa dalam melaksanakan roda pemerintahan,Pembangunan & kemasyarakatan.

Selaku Pimpinan di desa Sangadi selalu memposisikan sebagai pelayan masyarakat,melayani secara prima tampa sekat perbedaan.

Intinya tujuan Pemdes Poigar 1 menganggarkan pengadaan ternak sapi ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yakni untuk menopang kehidupan sehari-hari dan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Poigar 1, ” Ungkap Rubianto.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *